Penyakit cacar dalam bahasa ilmiah medis dikenal dengan nama
Variola, sedang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama
small pox. Cacar timbul disebabkan oleh virus bernama virus poks (pox virus).Gejala yang timbul saat seseorang terjangkit cacar umumnya adalah demam, serta kemunculan gelembung-gelembung bernanah yang muncul di beberapa bagian tubuh dan wajah secara merata. Sebenarnya ada banyak jenis cacar, namun pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai cacar air, pengobatan, serta beberapa tips untuk menghilangkan bekas cacar yang muncul.
Apa itu Cacar Air?
Cacar air atau
Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus
varicella-zoster. Penyakit ini disebarkan secara
aerogen. Aerogen adalah istilah untuk merujuk kepada penyebaran suatu penyakit lewat perantara udara. Beberapa virus menggunakan sarana ini untuk menempati inang baru.
Bagaimana cara mengobatinya?
Cacar air sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya, namun dalam beberapa kasus juga dapat berulang pada orang dengan daya tahan tubuh yang menurun. Biasanya dapat diberi pengobatan “
Asiklovir” berupa 800 mg per hari setiap 4 jam sekaliselama 7-10 hari dan salep yang mengandung asiklovir 5% yang dioleskan tipis di permukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari.
Menghilangkan Bekas Cacar
Penyakit cacar sebenarnya tidak begitu berbahaya, namun bekas yang ditinggalkannya tentu sangat membuat risih penderitanya. Bekas cacar dapat mengganggu penampilan dan juga dapat mengurangi rasa percaya diri. Umumnya bekas cacar berupa benjolan-benjolan kering berwarna gelap kehitam-hitaman. Bekas cacar pada penderita usia muda akan lebih mudah hilang dibanding dengan penderita dengan usia diatas 20 tahun, namun jangan panik dibawah ini akan dijelaskan beberapa tips yang dapat membantu menghilangkan bekas cacar.