Kolam Ikan Minimalis

Kolam Ikan Minimalis
Saat ini, kita menjumpai konsep rumah modern minimalis sedang digemari. Dengan area yang tidak terlalu begitu luas, rumah disulap menjadi tempat yang menyenangkan sekaligus fungsional. Salah satu fitur rumah modern minimalis adalah kolam ikan minimalis. Sama seperti namanya, kolam ikan yang satu ini menampilkan keindahan alam berupa riakan ikan namun tidak memakan banyak tempat. Kola mini banyak digemari oleh mereka yang suka dengan suara riak air pun mereka yang memang mencintai ikan sebagai peliharaan. Anda tertarik?

Salah satu keunggulan kolam ikan minimalis adalah perawatannya yang tidak menyulitkan. Kolam ikan minimalis biasanya terdiri dari beberapa landscape antara lain taman dan kolam. Sementara itu, jenis kolam sendiri ada beragam antara lain kolam dengan relief khusus ataupun kolam yang flat tanpa ukiran. Adapun pemilihan letak kolam tak mutlak di depan rumah. Anda bisa mengkondisikannya di dalam rumah ataupun di belakang. Yang paling penting sebelum membangun kolam ikan minimalis adalah perkiraan lahan yang bisa digunakan. Lahan tidak perlu terllau luas agar tampilan lebih dapat. Luas kolam harus proporsional jika dibandingkan dengan luas keseluruhan rumah. Hal lain yang patut diperhatikan adalah lokasi. sebaiknya kolam dibangun di area rumah yang mudah dijangkau dan menjadi sudut pandang utama dari semua ruangan.

Membidik Peluang Usaha Budidaya Ikan Koi

Budidaya Ikan Koi
Ikan koi merupakan salah satu varian ikan mas yang banyak dipelihara sebagai hiasan. Ikan ini memang memiliki tampilan yang menarik. Ada beberapa warna yang menghiasi sisiknya. Kombinasi warna pada sisik inilah yang membuat ikan koi banyak digemari. Ikan ini kabarnya berasal dai Jepang dan banyak dianggap sebagai ikan yang mendatangkan keberuntungan pun keuntungan bagi mereka yang berminat membudidayakan ikan koi. Jenis ikan ini dianggap memiliki prospek yang cerah sebab ia tidak memerlukan perlakuan khusus saat dibudidayakan. Tertarik?

Permintaan pasar lokal pun internasional akan ikan koi akhir-akhir ini semakin meroket. Meskipun faktanya ikan koi memilliki harga yang cukup mahal, namun peminatnya tak surut. Jika dibandingkan dengan ikan untuk konsumsi, keuntungan yang didapatkan oleh peternak ikan hias jauh lebih besar sebab pangsa pasarnya multi-negara. Selain itu, ikan hias juga diburu untuk tujuan kontes. Jika ikan koi Anda berkualitas, para kontestan ikan koi ini pasti berani membayar lebih.

Ikan koi masih kerabat atau turunan dari ikan mas, adapun klasifikasinya dalam tatanan binomial adalah sebagai berikut:
  1. Kingdom : Animalia
  2. Phylum : Chordata
  3. Subphylum : Vertebrata
  4. Superclass : Osteichthyes
  5. Class : Actinopterygii
  6. Subclass : Neopterygii
  7. Infraclass : Teleostei
  8. Superorder : Ostariophysi
  9. Order : Cypriniformes
  10. Superfamily : Cyprinoidea
  11. Family : Cyprinidae
  12. Genus : Cyprinus
  13. Species : Cyprinus carpio Linnaeus, 1758
  14. Subspecies : Cyprinus carpio carpio Linnaeus,

Mengenal Klasifikasi Ikan Mas

Klasifikasi Ikan Mas
Ikan mas merupakan salah satu ikan yang sangat digemari karena rasanya. Ikan dengan warna cerah ini biasanya diternakkan dengan tujuan untuk dikonsumsi dan juga dijadikan ikan hias. Kabarnya ikan mas pertama kali dipelihara sebagai ikan hias di China di tahun sebelum penghitungan masehi. Di Indonesia, ikan mas banyak dipilih peternak untuk dibudidayakan sebab cenderung lebih mudah dan berprospek cerah. Di Indonesia sendiri ikan mas dikenal dalam beberapa varian. Klasifikasi ikan mas ini biasanya dibedakan berdasarkan bentuk dan warna tubuhnya.

Ikan Mas Dalam Sistem Taksonomi

Dalam ilmu biologi tepatnya dalam tata binomial, klasifikasi ikan mas sebagai berikut:
  1. · Kerajaan Animalia
  2. · Filum Chordata
  3. · Kelas Actinopterygii
  4. · Ordo Cypriniformes
  5. · Famili Cyprinidae
  6. · Genus Cyprinus
  7. · Spesie C. carpio
  8. · Nama binomial: Cyprinus carpio
Ikan mas di Indonesia mulai dilirik sebagai ikan peliharaan pada tahun 1920-an. Jenis ikan mas yang ada di Indonesia sendiri merupakan turunan ikan maa dari Cina, Eropa, Taiwan dan juga Jepang. Nama lain ikan mas di Indonesia ada beragam antara lain ikan kancra, ikan tikeu, ikan tombro, ikan raja, ikan royo, dan ikan ameh. Ada beragam jenis ikan mas yang secara garis besar diklasifikasikan ke dalam dua kelompok besar yakni ikan mas untuk dikonsumsi dan ikan mas untuk hias.

Peluang Usaha: Budidaya Ikan Mas

Budidaya Ikan Mas
Salah satu jenis ikan tawar yang banyak dikembangkan adalah ikan mas. Ia memilki tampilan fisik dengan badan pipih, menyamping dan lunak. Kabarnya, ikan dengan warna cerah ini sudah mulai dipelihara sejak tahun 475 sebelum masehi tepatnya di Cina! Memang bukan rahasia lagi, ikan mas memang memiliki tampilan yang bagus. Selain sebagai ikan hias, ikan mas juga diternakkan untuk konsumsi. Budidaya ikan mas ini banyak dilirik oleh pengusaha sebab permintaan ikan mas memang cenderung stabil. Ikan ini bisa dikembangkan di sawah, sungai deras, keramba dan juga bisa di kolam biasa. Di Indonesia sendiri, pusat budidaya ikan mas berada di wilayah Ciamis, Sukabumi, Bogor, Cianjur, Purwakarta, Tasikmalaya dan Garut.

Di dalam sistem taksonomi, klasifikasi ikan mas adalah:
  • Kelas : Osteichthyes
  • Anak kelas : Actinopterygii
  • Bangsa : Cypriniformes
  • Suku : Cyprinidae
  • Marga : Cyprinus
  • Jenis : Cyprinus carpio L.

Ayo Belajar Budidaya Ikan Patin!

Budidaya Ikan Patin
Tahu ikan patin? Ikan tawar yang satu ini telah lama menjadi primadona di kalangan pecinta kuliner. Tidak heran jika makin hari permintaannya semakin meningkat. Ikan patin memiliki warna keperakan dan punggung yang dipenuhi gradasi warna biru. Seiring dengan permintaannya yang semakin tajam, tidak mengherankan jika banyak yang melirik usaha budidaya ikan patin. Ikan dengan panjang antara 35 sampai 40 cm ini juga tergolong ikan yang mudah dibudidayakan sebab ia tak membutuhkan air yang mengalir untuk mengembangkan bobot tubuhnya. Selain itu, ikan patin juga sanggup hidup di air dengan kandungan kadar oksigen rendah.

Ikan patin termasuk ke dalam kerabat Pangasidae dengan klasifikasi ilmiah sebagai berikut:
  • Ordo : Ostarioplaysi.
  • Subordo : Siluriodea.
  • Famili : Pangasidae.
  • Genus : Pangasius.
  • Spesies : Pangasius pangasius Ham. Buch.
Di Indonesia, jenis ikan patin yang paling umum dibudidayakan antara lain:
  1. Ikan juari atau Pangasium Polyuranodo.
  2. Pangasius Nasutus.
  3. Pangasius Nieuwenhuisii
  4. Pangasius Macronema

Mari Belajar Budidaya Ikan Gurame!

Budidaya Ikan Gurame
Ikan Gurame atau Osphronemus gouramy merupakan salah satu jenis ikan yang paling digemari. Rasa dagingnya khas. Tidak heran jika kemudian budidaya ikan gurame semakin meningkat tiap harinya seiring dengan permintaan konsumen (khususnya industri kuliner) yang terus mengalir. Ada dua jenis ikan gurame yang dibedakan atas ukurannya dan umum dipelihara yakni:
  1. Ikan Gurame angsa atau dikenal juga dengan nama soang. Ikan jenis ini memiliki badan yang panjang dan cenderung lebar. Panjangnya maksimal 65 cm dengan berat 8 kilogram
  2. Gurame Jepang. Jenis ini agak pendek dan dilengkapi dengan sisik yang lebih kecil. Ukuran maksimalnya encapa panjang 45 cm dan berat yang kurang dari 4,5 kilogram.
Jika didasarkan pada warna, maka ikan gurame akan dibagi ke dalam tiga jenis yakni gurame putih, gurame hitam dan juga ikan gurame belang.

Memulai Budidaya Ikan Gurame

Langkah awal memulai usaha budidaya ikan gurame adalah dengan memilih induk yang telah mencapai umur 3 tahun. Terkait masalah induk ini, banyak pemula yang masih belum bisa membedakannya. Berikut kami beri ciri-ciri umumnya:
  1. Induk jantan: Memiliki sirip dengan warna yang terang atau cenderung putih. Ia juga memiliki dagu dengan warna kuning, dan jauh lebih tebal ketimbang dagu bentina. Dagu ini terkesan menjulur. Hal lain yang menjadi ciri induk jantan adalah jika diletakkan di lantai atau permukaan, ia akan mengangkat pangkal di sirip bagian ekornya ke atas.
  2. Induk betina: Memiliki dasar sirip dada yang cenderung gelap dan berwarna kehitaman. Dagunya berwarna cenderung cerah atau putih namun terkdang pula ada yang terlihat coklat. Apabila diletakkan di permukaan lantai, sang betina tidak menunjukkan reaksi apapun. Untuk indukan terbaik, pilih betina dengan usia antara 3 sampai 7 tahun. Sebab semakin tua akan semakin banyak produksi telurnya.

Berkenalan Dengan Ikan Gupi

Ikan Gupi
Jika Anda pecinta ikan hias, Anda pasti mengenal ikan gupi atau guppy atau Poecilia reticulate. Ia memang dikenal sebagai ikan mungil yang paling banyak dipelihara para penggemar ikan. Bagi Anda yang konsern pada usaha penanggulangan penyakit Demam Berdarah, boleh jadi Anda juga mengenal ikan gupi. Sebab ia memang adalah ikan yang mengkonsumsi jentik nyamuk khususnya aedes agepty, si nyamuk totol penebar demam berdarah.

Ikan gupi berasal dari Benua Amerika tepatnya dari Brazil, Venezuela, dan Guyana. Ia merupakan ikan air tawar yang sering dijadikan makanan ikan haruan juga arwana. Jika merunut sejarah, sebenarnya ikan mungil ini pertama kali ditemukan oleh seseorang bernama Wihelm Peters di tahun 1856. Namun baru pada tahun 1866, ikan gupi ditemukan lagi oleh seseorang bernama R.J.L Guppy. Dari nama penemu kedua inilah yang kemudian menginspirasi pemberian nama ikan dengan ekor yang diklaim paling indah ini.

Ikan gupi banyak digemari sebab ia memang memiliki tampilan yang indah. Pada ekornya terlihat ada corak menarik yang sukar ditandingi jenis ikan hias lainnya. Selain itu, ikan gupi ini juga dikenal mudah untuk dikembangbiakkan. Karenanya, ia semakin dicintai.

Jenis-Jenis Ikan Gupi

Umpan Ikan Bawal

Umpan Ikan Bawal
Ikan bawal atau yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Silver Pomfret merupakan salah satu ikan dengan cita rasa yang nikmat. Dalam dunia ilmiah ia dikenal dengan nama Pampus Argenteus. Bawal banyak dijadikan santapan sebab dagingnya memang lezat dan lembut. Jika didasarkan pada statistik, jenis ikan bawal yang paling digemari adalah yang berwarna putih. Meski demikian, sebenarnya, jika ditilik dari cita rasa, bawah hitam juga sama lezatnya. Ikan bawal memiliki bentuk badan yang pipih dan lebar. Mulut juga matanya sedikit kecil dan menghimpun pada sudut ujung bagian kepalanya. Adapun rahang bawal di bagian atas dan juga bawah tidak bisa membuka secara lebar. Pada musim tertentu ia bisa dijumpai dalam jumlah yang melimpah.

Karakter Ikan Bawal

Ikan bawal dikenal agresif dan memakan hampir semua hal. Karena itu ia sangat menyenangkan untuk dipancing. Ia hidup di air yang tawar dan sangat menyukai hidup bergerombol. Hal ini yang membuat para pemancing semakin menggemari si bawal nakal ini. Jika Anda juga tertarik mencoba bagaimana sensasi memancing bawal, pastikan Anda memahami apa saja umpan ikan bawal yang bisa menarik perhatian juga bagaimana mendapatkannya.

Menyiapkan Umpan Bawal


Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ikan bawal menyukai hampir semua makanan. Ketika anda melemparkan kail Anda, dengan agreif ia akan mengejar umpan tersebut. Meski demikian, ada beberapa umpan yang memang digemari ikan bawal antara lain cacing, serangga, pellet, ikan kecil dan masih banyak lagi lainnya. Jika Anda tak ingin repot mengurusi umpan ikan bawal berupa cacing dan serangga, cobalah pellet saja. Aroma yang khas membuat jenis umpan yang satu ini disukai ikan. Dan tentunya Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di toko-toko.

Mengenal Ikan Sapu-sapu Yang Unik

Siapa yang tidak mengenal ikan dengan nama lucu ini, sapu-sapu. Nama ini melekat bukan tanpa alasan. Ikan dengan nama ilmiah Hypostomus Plecostomus ini memang dikenal pemakan alga atau lumut. Hal ini tentu menguntungkan jika ia dipelihara bersama ikan lainnya di dalam akuarium, sebab ia akan berfungsi sebagai pembersih. Sapu dalam akuarium! Ikan sapu-sapu dikenal juga dengan nama ikan bandaraya. Habitat aslinya di air tawar dan dikelompokkan ke dalam kerabat Loricariidae. Karakteristiknya memang kurang bersahabat namun ikan ini tetap digemari sebab ia memang fungsional bukan hanya sebagai penghias belaka.

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan yang memakan semua jenis makanan atau omnivora, meski kebanyakan memang mengkonsumsi tumbuhan air seperti kelompok alga. Ada banyak jenis dari sapu-sapu ini. Saking banyaknya, masih ada banyak varian yang belum diidentifikasi dan diberi nama. Ikan mini ini memiliki dua alat pernafasan yakni insang dan juga labirin. Insang sendiri digunakan pada saat ikan sapu-sapu berada di dalam air yang jernih. Sementara itu, alat pernafasan labirin baru digunakan jika ia berada di dalam air dengan lumpur atau air dengan tingkat kekeruhan yang tinggi. Oleh sebab itu, harapan hidup ikan yang satu ini cukup tinggi sebab ia bisa hidup di lumpur sekalipun.

Berniat Memelihara Ikan Sapu-sapu?

Ikan Cupang: Si Mungil Yang Aktif

Betta Sp. atau yang lebih populer dikenal dengan nama cupang, adalah salah satu jenis ikan dengan ukuran mini. Ia hidup di air tawar di beberapa perairan di wilayah Negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam dan Indonesia tentunya. Ikan cupang termasuk ikan dengan karakteristik yang unik. Ia dikenal sangat agresif terutama dalam mempertahankan wilayah yang ia anggap miliknya. Oleh sebab itu, tidak heran jika kemudian ia juga tersohor sebagai ikan adu. Ikan ini secara umum terbagi ke dalam tiga jenis antara lain ikan cupang hias, ikan cupang aduan dan juga ikan cupang liar. Salah satu jenis ikan cupang asli diketemukan berhabitat di wilayah Kalimantan Timur tepatnya di distrik bernama Pampang. Ikan cupang asli tersebut dikenal dengan nama ilmiah Betta Channoides.

Klasifikasi Ilmiah Ikan Cupang


Dalam sistem taksonomi, ikan cupang memiliki binomial sebagai berikut:
  • Klasifikasi ilmiah
  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Actinopterygii
  • Ordo: Perciformes
  • Famili: Osphronemidae
  • Genus: Osphronemus, Bleeker, 1850
  • Spesies: Betta Sp.

Sejuta Manfaat Si Kumis Kucing

Anda mungkin tidak familiar dengan istilah Orthosiphon Spicatus B.B.S. Nama tersebut mengacu pada tumbuhan yang di Indonesia dikenal dengan nama Kumis Kucing. Namanya unik dan bentuk bunganya memang serupa dengan kumis kucing. Tumbuhan terna dan tahunan ini banyak tumbuh di dataran rendah hingga tempat dengan ketinggian tak lebih dari 700 meter di atas permukaan laut. Pada mulanya, ia ditemukan tumbuh secara liar di area sekitar anak sungai juga selokan. Namun oleh karena kecantikannya, ia pada akhirnya populer dijadikan tanaman hias. Semakin kesini, kumis kucing tak hanya diberdayakan sebagai penghias taman, sebab ternyata ia juga herba obat. Manfaat kumis kucing sudah dirasakan banyak orang. Apa saja khasiatnya?

Kandungan Kumis Kucing

Sebelum membahas apa saja manfaat kumis kucing, sangat penting untuk mengetahui dan juga memahami senyawa kimia yang tersembunyi di dalamnya. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa tanaman kumis kucing mengandung senyawa antara lain orthosiphonin glikosida, minyak atsiri, sapofonin, garam kalium, sinensetin, mioinositol, saponin, minyak lemak, zat samak dan masih banyak lainnya. Oleh karena senyawa tersebut, tanaman kumis kucing kemudian dikenal dengan rasanya yang cenderung manis dengan campuran rasa pahit yang tidak dominan. Ia juga bersifat sejuk.