Plastik bekas merupakan salah satu limbah yang sangat berpotensi menyebabkan kerusakan pada lingkungan hidup. Di lingkungan, keberadaan plastik bekas ini menjadi limbah yang berbahaya dan sulit untuk dikelola. Sebuah plastik bekas akan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dapat terurai (terdekomposisi) dengan sempurna. Bahkan saat terurai pun partikel-partikel pembentuk plastik akan mencemari tanah dan air. Parahnya lagi, apabila dibakar plastik bekas ini akan menghasilkan asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Jika asap pembakaran plastik terhirup, senyawa-senyawa yang dihasilkan selama pembakaran ini dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf, dan
depresi. Oleh karena itu, berbagai upaya yang dilakukan untuk mengupayakan
daur ulang plastik bekas menjadi produk-produk yang bermanfaat gencar dilakukan di berbagai negara. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menekan pembuangan plastik seminimal mungkin.