Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Akibat Flu


Mengatasi Hidung Tersumbat
Hidung merupakan bagian dari sistem pernapasan atas yang memiliki banyak fungsi. Fungsi hidung di antaranya sebagai saluran pernapasan, pengatur suhu dan kelembaban udara yang masuk melalui hidung, pertahanan tubuh terhadap mikroorganisme yang masuk ke dalam paru-paru, membantu proses bicara, dan sebagai organ penciuman. Untuk menjaga fungsi-fungsi tersebut berjalan dengan baik, maka kita harus menjamin kelancaran udara yang keluar masuk melalui hidung agar tidak tersumbat. Diketahui ada banyak faktor yang dapat menyebabkan hidung tersumbat, di antaranya radang (alergi), penyakit flu, kelainan anatomi, masuknya benda-benda asing, pengaruh obat, tumor, dan pengaruh hormon. Oleh karena itu, cara mengatasi hidung tersumbat pun dapat berbeda-beda tergantung dari faktor penyebabnya.

Beragam Manfaat Lidah Mertua


Manfaat Lidah Mertua
Lidah mertua (Sansevieria) adalah salah satu jenis tanaman hias yang cukup terkenal keberadaannya. Lidah mertua merupakan jenis tanaman berkeping satu (monokotil), termasuk ke dalam kelas Liliopsida, dan keluarga Agaveceae. Tanaman ini mempunyai ciri khas berupa bentuk daunnya yang keras, tegak, dan runcing, dengan panjang daun antara 30 – 120 cm dan lebar 2.5 – 8cm. Warna daunnya juga sangat beragam, mulai dari hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, dan kombinasi warna putih kuning atau hijau kuning. Begitu juga dengan motif atau garis-garis yang terdapat pada daun, contohnya ada jenis lidah mertua yang memiliki alur daun mengikuti arah serat daun, dan ada juga yang tidak beraturan. Lidah mertua diketahui mampu tumbuh baik dalam kondisi lingkungan ekstrim, seperti cuaca kering, tanah yang mengandung sedikit air,sinar matahari yang kurang, dan resisten terhadap berbagai polutan. Sejak dulu manfaat lidah mertua banyak digunakan sebagai pelengkap dekorasi ruangan saja. Namun, belakangan diketahui ternyata lidah mertua memiliki beragam manfaat penting.

Pentingnya Fungsi Kotoran Telinga (Serumen)


Kotoran Telinga
Telinga termasuk salah satu organ tubuh yang sangat kompleks, karena terdiri dari tiga bagian utama yang saling berkaitan. Bagian pertama adalah telinga luar yang berfungsi untuk melindungi gendang telinga dari kerusakan langsung, bagian kedua adalah telinga tengah berbentuk rongga udara berfungsi sebagai penghubung antara bagian luar telinga dengan bagian belakang hidung melalui tabung Eustachio. Bagian terakhir adalah tulang kecil yang berfungsi mengirimkan getaran dari gendang telinga ke telinga bagian dalam (koklea). Oleh karena itu, kebersihan organ telinga harus selalu diperhatian. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada telinga adalah terbentuknya kotoran telinga. Kotoran telinga atau serumen adalah cairan yang dihasilkan oleh kelenjar seruminosa yang terletak di sepertiga luar liang telinga. Jika sudah mengering secara alami kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya dari lubang telinga, lalu akan diganti dengan kotoran telingayang masih basah.Pada dasarnya kotoran telinga memiliki sifat yang lengket, kental, dan berbau khas, sehingga terkadang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kandungan Belimbing Wuluh


Kandungan Belimbing Wuluh
Belimbing wuluh atau yang juga populer dikenal dengan nama belimbing sayur, belimbing asam dan juga belimbung buluh ini merupakan buah yang berasal dari pohon berukuran kecil yang kabarnya asli dari Kepulauan Maluku. Saat ini persebaran tanaman belimbing wuluh telah merambah hampir semua Negara Asia. Memang, rasa belimbing wuluh yang asam membuat ia populer dijadikan komponen penambah rasa nikmat pada masakan di Asia. Di Indonesia sendiri, tanaman belimbing wuluh hampir bisa di jumpai di setiap rumah penduduk di desa. Pohonnya memang mudah tumbuh. Dan mengingat buahnya memiliki beragam manfaat, tidak heran jika kemudian penduduk menjadikannya penghias pekarangan. Kandungan belimbing wuluh juga cukup kompleks dan menjadikannya ampuh untuk melawan beberapa jenis penyakit tertentu.